Thursday, 16 February 2012

PROGRAM TALKSHOW “HITAM PUTIH”


Waktu tayang                                    : Setiap Kamis dan Jumat, pukul 18-30-19.30.
Stasiun TV                                           : Trans 7
Orientasi                                              : Quality oriented, membuat program acara berdasarkan kualitas.
Sejarah                                                 :
                Hitam Putih adalah sebuah program acara besutan Trans 7 yang bergenre talkshow. Dengan Dedy Corbuzier sebagai pembawa acara, talkshow ini akan dibumbui dengan permainan pikiran atau mind games ala Dedy Corbuzier untuk mengorek rahasia bintang tamu. Hitam Putih mengungkap rahasia bintang tamu yang dihadirkan dengan menggunakan permainan atau trik yang digunakan oleh Dedy Corbuzier.
Program acara ini muncul sejak bulan Oktober 2010, menggantikan beberapa program yang kurang diminati dan pernah ditayangkan pada jam yang sama. Memang pihak Trans 7 nampak kerap kali mengubah tayangan yang disiarkan pada jam tersebut karena dirasa kurang menarik bagi penontonnya.
Program ini sengaja ditayangkan pada jam tersebut mengingat jam tersebut merupakan prime time. Program ini juga tidak mungkin ditayangkan pada jam yang terlalu malam karena akan mengganggu jam acara Bukan Empat Mata yang juga berating tinggi. Di samping itu, akan terjadi kebosanan jika menonton talkshow dalam jangka waktu yang lama.
Dinamika talkshow                          :
                Dalam jangka waktu enam bulan, tak dinyana program talkshow ini terbilang sukses. Perkembangannya cukup pesat dan ratingnya pun dapat dipastikan tinggi. Bisa dikatakan bahwa program ini berhasil merebut hati masyarakat.
                Pada awalnya, bintang tamu yang hadir adalah bintang tamu yang biasa saja. Dalam artian bintang tamu tersebut punya peran besar (bahkan legendaris) di dunia hiburan, akan tetapi mereka luput dari agenda setting media yang terjadi belakangan. Itu artinya Hitam Putih kurang mengikuti aktualitas pemberitaan. Kini Hitam Putih mulai berani berbeda. Ia berani mengikuti agenda setting media. Seperti contohnya, media terakhir kali tengah ramai memberitakan tutup usianya aktris, model, dan anggota DPR, Adjie Massaid. Kala waktunya dirasa tepat, maka Hitam Putih berhasil menampilkan episode berjudul “Tribute to Adjie Massaid”.
                Hitam Putih kini tengah berbahagia karena menjadi nominator dalam Panasonic Gobel Award 2011 dalam dua kategori. Selain bangga, paling tidak hal ini dapat memotivasi seluruh bagian dalam Hitam Putih untuk semakin berkarya dan memperbaiki apa yang perlu dikembangkan dalam program acara tersebut.
Bacaan popularitas                          :
Sejak awal kehadirannya, acara ini telah membuat penonton terkesima akan konsepnya. Tak mengherankan jika program ini mendapatkan nominasi dalam penghargaan Panasonic Gobel Award 2011 kategori talk show hiburan. Selain itu Dedy Corbuzier juga menjadi nominator presenter talk show. Semua ini karena kepiawaian Dedy sebagai pembawa acara, konsep acara yang baru, serta keberhasilan kru yang mampu bekerja di belakang layar dengan baik.
Tentu saja program talkshow ini populer. Kita dapat mengetahui kepopuleran itu dari jumlah pengikutnya di jejaring sosial resmi milik Hitam Putih. Jumlah pengikut jejaring sosial Hitam Putih dapat dikatakan banyak untuk ukuran program yang belum berusia satu tahun. Pada Facebook, pengikut Hitam Putih terhitung sebanyak 2794, sedangkan Twitter mencapai 59.593.
Meskipun rating program acara ini tinggi, sayangnya belum didapatkan data statistik yang jelas mengenai rating Hitam Putih dari website AC Nielsen.
Kontinuitas ke depannya              :
                Masa depan Hitam Putih ke depannya akan gemilang sebab ia memiliki konsep yang menarik dan berbeda dengan program talkshow lainnya. Terlebih animo masyarakat terhadap program ini sudah mulai dapat dibaca. Penghargaan pertelevisian ternama pun mulai memasukkan Hitam Putih dalam jajaran nominasinya, yang artinya Hitam Putih punya tempat di masyarakat.
                Namun perlu diwaspadai. Program acara talkshow bukan hanya monopoli Trans 7, terlebih Hitam Putih saja. Suatu saat nanti akan muncul kompetitor baru yang bisa datang dari stasiun televisi lain. Kompetitor itu akan menampilkan konsep baru yang mungkin lebih menarik dibandingkan Hitam Putih, pada jam tayang yang sama pula. Dengan demikian, Hitam Putih harus mulai belajar bertahan dari sekarang jika tak mau digempur oleh acara lain.
                Hitam Putih perlu juga membaca keinginan pemirsa. Maksudnya agar tim produksi dapat mengetahui kebosanan pemirsa agar dapat bertahan lama. Kita bisa belajar dari talkshow Bukan Empat Mata. Pada awalnya, acara ini sangat jaya bahkan mendapatkan rating yang bisa dibilang meledak. Ia masuk dalam beberapa nominasi bergengsi. Semua penonton menyukai acara ini. Lama kelamaan, penonton mulai bosan. Maka tim Hitam Putih perlu melakukan inovasi-inovasi untuk mencegah penonton bosan.


Sesungguhnya genre program Hitam Putih ini biasa saja. Yang tak biasa adalah bagaimana pengemasan konsep acaranya. Di sini ada talkshow, sulap, kata-kata mutiara, dan humor meskipun sedikit dan tidak seperti Bukan Empat Mata. Penonton seperti mendapatkan paket hiburan yang lengkap dalam Hitam Putih. Menonton talkshow, iya. Menonton lawak, iya. Menonton sulap, juga iya.
Yang jelas, talkshow ini merupakan kejutan bagi masyarakat luas bahwa seorang Dedy Corbuzier juga mampu menjadi presenter yang baik, serta memiliki kemampuan melucu dengan sedikit gaya judes dan nyolotnya. Padahal selama ini Deddy Corbuzier dikenal dengan sifatnya yang sombong dan garang. Dari sini, penonton bisa mendapatkan kesimpulan bahwa Deddy merupakan speaker yang baik. Ia memiliki kemampuan komunikasi massa yang baik. Stigma penonton selama ini terhadap Deddy terpatahkan sudah. Tanpa sengaja, program talkshow ini juga turut membantu penonton menemukan image Dedy yang sesungguhnya.
Keunggulan lain dari program ini ialah Deddy tampil dengan ilmu psikologinya sehingga ia tampil atraktif dengan bintang tamu. Dedy sering mengerjai bintang tamunya hingga bintang tamunya terjebak dengan pertanyaannya. Meskipun berpredikat mentalis, aksi Deddy kerap mengundang gelak tawa.
Pada setiap episode, Deddy memberikan aksi sulap kepada bintang tamu dan mengajarkan trik sulap kepadanya. Dedy juga dapat membuka fakta-fakta bintang tamu yang belum dibahas di acara lain. Dedy juga lihai dalam memutar-mutar pikiran bintang tamu agar berkata sesuai dengan yang dikehendakinya. Pertanyaan Deddy bahkan cenderung tajam.

2 comments:

  1. saya paling suka bagian Question of Life

    ReplyDelete
  2. iya. bagus. sempat sayang acara ini kemarin hilang. tapi untung kembali lagi

    ReplyDelete